Bagaimana Jika Aku Terlalu Menginginkanmu?

Kucari, tak kudapatkan dirimu Setelah sekian lama, aku bertanya-tanya. Akan sepotong hati yang telah lama hilang itu. Kita pernah membaginya bersama, meski mungkin hanya dalam satuan menit. Kita lebih banyak membisu, tiada berkata sedikitpun. Karena kita tahu bahwa dalam kebisuan itu, adalah cara kita bisa memahami satu sama lain. Entah, atau mungkin aku yang tidak … Continue reading Bagaimana Jika Aku Terlalu Menginginkanmu?

Advertisements

Modern itu Tidak Selalu Keren

Lebaran di Waisai memang benar-benar berbeda. Saat takbiran malam lalu aku merasakan sesuatu yang benar-benar berbeda. Kekosongan yang benar-benar kosong. Aku bukannya tidak ingin bertakbir, tapi suara takbir yang menggema dari masjid agung mengingatkanku akan lebaran di tahun-tahun lalu. Ini benar-benar pertama kalinya mengalami lebaran jauh dari rumah, biasanya setiap malam aku biasa mencium bau … Continue reading Modern itu Tidak Selalu Keren

Aku Tidak Ingin Tertidur

17 Desember 2016 Sudah 4 hari. Benarkah? Sudah secepat itu waktu berlalu sejak 13 desember lalu. Lagi-lagi aku terbangun dengan perasaan kesepian yang terus menusuk-nusuk. Perasaan aneh yang tidak pernah bisa di deskripsikan. Baru saja aku berhasil di wisuda, mengenakan toga, seperti banyak cerita-cerita novel yang kubaca saat masih SMA dahulu. Sejatinya, tidak ada perasaan … Continue reading Aku Tidak Ingin Tertidur

Membersihkan Kenangan

Hujan turun lagi. Awalnya hanya rintik, kemudian menderas membasahi jalan kecil di kaki gunung slamet. Seketika jalanan sepi karena pengendara motor memutuskan untuk berteduh beberapa waktu. Tanah basah. Dedaunan juga. Menyibakkan aroma yang selalu kusuka saat hujan turun. Untunglah jemuranku siang ini bisa kering, meski baru saja kujemur beberapa jam lepas adzan dhuhur tadi. Selalu … Continue reading Membersihkan Kenangan

Di lorong Rumah Sakit

Clup. Clup. Suara tetes air infus menetes. Terdengar jernih di telinga mengalahkan desah napas lelah yang hampir tidak terdengar. Ruangan redup, lampu tak mampu mengalahkan gulita yang kuat. Angin dingin menelusup, menggelitik melalui celah-celah kecil ventilasi. Menjalar menuju tubuhku yang tak terbalut jaket. Aku terduduk, menopang dagu dengan kedua siku. Menunggu dengan tenang disamping sosok … Continue reading Di lorong Rumah Sakit

Pertempuran Shubuh

Sudah pertengahan ramadhan, padahal tadi aku terbangun di pukul 03:30 Pagi. Saat teman sekosan gaduh menyalakan motor karena berebut dari garasi kosan yang sempit untuk mencari makanan untuk sahur. Sepertinya akibat tidur larut pagi, aku baru mendapatkan waktu tidur setengah jam. Mataku perih seperti terbakar. Benar-benar sulit untuk bangun. Saat aku pergi ke kamar mandi … Continue reading Pertempuran Shubuh

Diatas Angin

Bergemuruh. Menubruk dinding-dinding kaca. Berusaha menerobos masuk. Menyisakan raut wajah tak peduli dari orang-orang itu. Semakin tinggi, semakin kuat. Menghilang. Gumpal awan berisi titik-titik hujan itu berjalan santai. Berlenggok, menari bersama dengan angin. Menyaksikan dunia dari atas. Melihat kerumunan pohon hijau yang daunnya tersisa sedikit. Melihat kilat-kilat cahaya dari birunya lautan luas meski sedang sekarat. … Continue reading Diatas Angin