Butir-Butir

Standard


Sudah lebih dari satu minggu aku merasakan hal yang aneh. Yang begitu mengganjal dan membuatku terus-terusan beradapada sisi gelap yang membuatku terus tenggelam. Membuatku, seolah terus-terusan mengkhawatirkan hal yang sejak dahulu membuatku yakin. Aku mulai ragu, Pada diriku sendiri. Mampukah aku merubah keadaan yang seolah tak mungkin? Meluruskan garis yang sudah lebih dulu keriting. Aku manusia yang selalu mempercayai takdir, bahwa Tuhanku selalu memiliki buku cerita hamba-hamba-Nya, bahkan kehidupan setelahnya. Semuanya tersusun rapi dan mengering. Tapi aku masih ragu, Atas tanah yang kupijak saat ini. Atas barisan pohon-pohon pinus tua yang tinggi menggapai langit. Yang baru saja roboh akibat badai siang tadi. Aku selalu takut, akan cerita-cerita yang terus mendorongku dan membuatku menciut bagai gugusan bintang yang menyongsong pagi. Hilang. Sirna. Mestikah aku tetap takut dan tenggelam? Atau aku harus terus berenang meski tak yakin apakah ada daratan di ujung sana?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s